Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Menjawab Kebutuhan Generasi Aktif, Oriana Eyewear Hadirkan Kacamata Adaptif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, kebutuhan akan produk yang praktis dan multifungsi semakin meningkat. Menjawab tantangan tersebut, Oriana Eyewear menghadirkan inovasi terbaru berupa kacamata adaptif yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas generasi aktif masa kini.
Kacamata ini memiliki teknologi yang memungkinkan lensa berubah warna secara otomatis saat terkena sinar matahari, memberikan perlindungan optimal dari paparan cahaya. Menariknya, inovasi ini tidak hanya terdapat pada lensa, tetapi juga pada frame yang ikut beradaptasi dengan perubahan cahaya, menciptakan tampilan yang dinamis sekaligus fungsional.
Produk ini menjadi solusi ideal bagi pekerja outdoor dan digital nomad yang sering berpindah tempat dan menghadapi kondisi pencahayaan yang berbeda. Dengan satu kacamata, pengguna tidak lagi perlu repot mengganti antara kacamata biasa dan kacamata hitam.
Selain praktis, kacamata adaptif dari Oriana juga dirancang untuk menunjang mobilitas tinggi tanpa mengorbankan gaya. Desainnya yang modern dan fleksibel membuatnya cocok digunakan dalam berbagai situasi, baik saat bekerja, bepergian, maupun beraktivitas santai.
Melalui inovasi ini, Oriana Eyewear ingin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi penglihatan yang tidak hanya melindungi mata, tetapi juga selaras dengan kebutuhan gaya hidup dinamis generasi masa kini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman