Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Menpar Akui Wisatawan ke Bali Turun, Wisdom Lebih Pilih Yogya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengakui adanya penurunan pergerakan wisatawan domestik ke Bali, seiring pergeseran pilihan liburan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa, terutama Yogyakarta. Meski demikian, ia menegaskan Bali tidak dalam kondisi sepi wisatawan.
Widiyanti menjelaskan, berdasarkan data terbaru, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali justru masih menunjukkan tren peningkatan. Sementara itu, wisatawan nusantara mengalami koreksi tipis karena berbagai faktor, termasuk cuaca dan preferensi destinasi.
"Jadi kami sudah mendapatkan data bahwa wisatawan mancanegara tetap meningkat sekarang 6,8 juta tapi targetnya mencapai 7 juta," ujar Widiyanti dalam konferensi pers di Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan, Jumat (26/12).
Ia menyebut, penurunan wisatawan domestik ke Bali tidak terlepas dari maraknya informasi soal cuaca kurang baik, sehingga memengaruhi keputusan perjalanan masyarakat. Kondisi ini membuat sejumlah destinasi di Jawa justru kebanjiran wisatawan.
"Tapi memang wisatawan nusantaranya sedikit menurun mungkin dikarenakan gencarnya informasi bahwa cuaca kurang baik dan juga hal-hal yang lain ya, jadi mereka berjalan-jalan di Jawa kebanyakan Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta," tambahnya.
Widiyanti menilai, Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang mencatat peningkatan kunjungan paling signifikan dibandingkan wilayah lain. Sementara Bali, meski tetap ramai, mengalami penurunan kunjungan domestik dalam skala terbatas.
"Yogyakarta terlihat ada peningkatannya luar biasa, nah, tapi Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja, sekitar 2 persen," kata Widiyanti.
Isu Bali sepi wisatawan saat momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 juga ditanggapi Gubernur Bali Wayan Koster. Ia menegaskan narasi sepinya Bali yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan data resmi pemerintah daerah.
"Bohong, saya punya data. Setiap hari totalnya meningkat. Sekarang per harinya 17 ribu wisatawan asing, sebelumnya 20 ribu (wisatawan asing)," kata Koster usai Rapat Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Senin (22/12).
Koster memaparkan, hingga pertengahan Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah mencapai 6,7 juta orang, meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 6,3 juta wisatawan. Ia optimistis angka tersebut masih bertambah hingga akhir periode Nataru dengan target 7 juta kunjungan pada 2025.
Namun demikian, Koster mengakui peningkatan jumlah wisatawan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat hunian hotel. Salah satu penyebabnya adalah peralihan wisatawan ke akomodasi non-hotel yang belum seluruhnya tercatat dalam sistem pajak daerah.
"Kalau itu soal lain. Jadi ada yang menggunakan fasilitas penginapan melalui Airbnb, yang tidak bayar pajak. Akibatnya, adalah peningkatan jumlah wisatawan tidak sebanding dengan peningkatan hunian hotel dan pajak hotel dan restoran," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan