Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Mertua Tusuk Menantu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tragedi penusukan, Kamis (22/11), terjadi di perumahan Wisma Permai Blok D/36 Nusa Dua.
Suraji (56) nyaris tewas ditusuk mertuanya sendiri, Giman (80) saat tertidur pulas disamping istrinya Khusnul. Motif penusukan hingga kini belum jelas, namun Giman dikabarkan mengalami kelainan jiwa.
Dari peristiwa penusukan tersebut, korban mengalami luka robek di perut yang cukup serius. Bahkan usus korban terburai, terkena sayatan pisau sang mertua, Giman. Korban kini dirawat di RSUP Sanglah di ruang MS 203.
Disela-sela menunggu suaminya, istri korban, Khusnul membenarkan suaminya ditusuk bapaknya sendiri sekaligus mertua korban.
Peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Kebetulan Khusnul dan suaminya (korban) sedang tertidur lelap. Ditengah mimpi indah, tiba-tiba korban merasakan ada benda tajam menusuk perutnya.
Korban terbangun dan seketika terkejut melihat darah muncrat membasahi tubuhnya. Korban kaget ususnya menyembul keluar. Spontan korban terbangun dan mencari pelakunya. Lebih kagetnya, korban melihat pelaku tak lain mertuanya sendiri yang bersembunyi di bawah tempat tidur.
Bercampur geram dan marah, kendati badannya berdarah-darah, korban masih sempat mengadakan perlawanan dan menendang mertuanya yang sedang jongkok dibawah tempat tidur.
Waktu suami saya menendang, bapak saya menjerit dan saya langsung bangun, kenang Khusnul. Ditendang menantu, Giman menjerit kesakitan. Sadar suaminya terluka parah, Khusnul menjerit meminta pertolongan warga disekitar rumahnya.
Suasana rumah di Perumahan Wisma Permai Blok D/36 Nusa Dua, sontak ramai didatangi warga. Para tetangga langsung melarikan korban ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan.
Khusnul mengatakan, selama 3 tahun belakangan ini, bapaknya (Giman) sudah mengidap kelainan jiwa. Pengobatan ke orang pintar sudah dilakukan, namun kejiwaan Giman masih terganggu.
Bapak sudah 3 tahun belakangan menderita penyakit saraf, pernah di ajak ke orang pintar untuk berobat, ucapnya.
Menurut Khusnul, peristiwa ini tidak berurusan dengan polisi karena bapaknya sudah dibawa keluarga ke Surabaya, kemarin pagi. Sementara, suaminya masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah tepatnya di ruang MS 203.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan