Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mitan Langka, Masyarakat Menjerit
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
mitanAkhir-akhir ini masyarakat Jembrana sedang dilanda kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah (mitan). Padahal, sebagian besar masyarakat Jembrana masih memanfaatkan kompor mitan untuk melakukan kegiatan masak-memasak. Kalaupun ada, harganya relatif membengkak. Akhirnya, masyarakat mengeluh dan memilih menggunakan kayu bakar.
Pantauan Beritabali.com di lapangan, Senin (23/3), harga mitan melambung dari harga pasaran. Kalau biasanya oleh pengecer dijual dengan harga perliternya Rp. 3.700 – Rp. 3.800 namun di tengah kelangkaan mitan harganya meroket hingga mencapai Rp. 4.000 perliternya. Kelangkaan mitan ini didominasi di tingkat pengecer.
“Sudah mahal, langka lagi,” terang Komala (43), salah satu ibu rumah tangga di Lingkungan Ketugtug, Loloan Timur, Jembrana, Senin (23/3). Lantaran kesulitan mendapatkan mitan, akhirnya Komala lebih memilih menggunakan kayu untuk bahan bakar dalam menunjang keperluan masak memasaknya “Saya mencari kayu-kayu bekas saja atau kayu sisa untuk masak,” terang Komala.
Kesulitan ini semakin bertambah manakala kompor dan tabung gas yang dijanjikan pemerintah melalui program pengalihan mitan ke gas, belum juga diterima oleh seluruh warga. Hingga saat ini masih banyak warga yang setia dengan menggunakan kompor mitan.
Mereka menilai, kompor mitan relatif lebih aman dari kejadian meledak dan juga harganya masih terjangkau. Selain itu, masyarakat sudah terlanjur terbiasa menggunakan kompor mitan.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan