Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Mobil Tertimpa Bambu Tumbang di Tegallalang, Penumpang Terjebak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Peristiwa nyaris merenggut nyawa terjadi di jalur Banjar Jasan, Desa Sebatu menuju Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
Rumpun bambu tiba-tiba tumbang dan menutup seluruh badan jalan, Rabu (14/1) dini hari, hingga menimpa satu unit mobil yang sedang melintas.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang mobil terjebak di dalam kendaraan karena pintu mobil terjepit batang bambu yang roboh secara mendadak. Kondisi jalan yang minim penerangan membuat situasi semakin mencekam.
Mobil tersebut dikemudikan seorang perempuan dengan satu penumpang, I Wayan Rida, selaku pemilik kendaraan. Saat melintas di jalur tersebut, pengemudi mendadak mendengar suara ranting patah dari arah tebing, sesaat sebelum rumpun bambu roboh dan menghantam mobil.
Benturan keras membuat akses keluar kendaraan tertutup rapat. Pengemudi dan penumpang terperangkap cukup lama di dalam mobil dalam kondisi gelap dan panik sambil menunggu pertolongan datang.
“Pintu mobil hanya bisa terbuka sekitar 10 sentimeter. Saya sempat panik karena tidak bisa keluar,” ujar I Wayan Rida. Ia menambahkan, istrinya berusaha tetap tenang dan saling menguatkan sambil menunggu bantuan.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bersama personel TNI dan Polri segera menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan memotong serta menyingkirkan rumpun bambu yang menimpa kendaraan, sekaligus membersihkan badan jalan agar bisa kembali dilalui.
Setelah proses evakuasi berlangsung, pengemudi dan penumpang berhasil dikeluarkan dari dalam mobil dalam kondisi selamat. Meski demikian, keduanya sempat mengalami trauma akibat kejadian yang menegangkan tersebut.
Jalur Banjar Jasan menuju Desa Pupuan dikenal sebagai kawasan rawan bencana, khususnya longsor dan pohon tumbang. Jalan yang berdampingan langsung dengan tebing tinggi serta kondisi tanah yang labil membuat kawasan ini berisiko tinggi, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk.
Hingga kini, lokasi kejadian masih dinilai berbahaya karena terdapat rumpun bambu lain di tebing yang rawan tumbang. Warga dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menghindari melintas pada malam hari jika tidak dalam kondisi mendesak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2657 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2318 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan