Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Museum Subak Rancang Atraksi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Museum Subak Sanggulan, Tabanan yang merupakan satu-satunya di Bali saat ini tengah merancang adanya atraksi 'metekap' (membajak sawah) dengan memanfaatkan tenaga sapi. Atraksi ini dimaksudkan untuk lebih memperkaya aneka suguhan tradisional kepada para pengunjung.
"Ya, atraksi metekap itu adalah salah satu bagian dari sekian usulan yang diajukan untuk tahun anggaran 2010," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Subak Sanggulan Tabanan, Ni Luh Putu Sri Ratnawati, SST, Jumat (15/5).
Menurut Ratnawati, sejumlah usulan yang diajukan ke Pemkab Tabanan antara lain pembangunan sasana budaya, kios penjual berbagai cinderamata, jalan setapak tracking, perpustakaan, portal pemungutan karcis masuk, termasuk juga promosinya.
"Sasana budaya dimaksudkan sebagai tempat menggelar pertunjukan seni bagi pengunjung yang jumlahnya mencapai ribuan setiap tahunnya," ujar ibu dua anak ini.Dari ribuan pengunjung itu, sebagian adalah wisatawan mancanegaram dan sebagiannya lagi wisatawan domestik.
Kata ratnawati yang alumnus STSI Denpasar ini, total anggaran yang diajukan untuk keperluan berbagai program tersebut mencapai Rp 2 miliar, termasuk di dalamnya anggaran untuk promosinya.
Ratnawati berharap usulan yang diajukan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu bisa disetujui, sehingga Museum Subak sebagai objek wisata nantinya makin diminati kalangan pengunjung.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan