Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Orang-Orang Berjenggot “Menghilang†dari Sanggulan
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pasca serangan terorris di dua hotel berbintang JW Marriott dan Ritz Carton Jakrta, orang-orang berjenggot dan mengenakan baju panjang selutut yang kerap berada di Perumahan Sanggulan Permai, Banjar Anyar, Kediri mulai menghilang.
Informasi yang dihimpun BeritaBali.com menyebutkan, menghilangnya orang-orang dengan ciri-ciri berjenggot dan berbaju warna hijau selutut ini diketahui sejak bom mengguncang Jakarta, 17 Juli lalu. Hal itu dibenarkan oleh beberapa warga penghuni perumahan sanggulan, kediri.
“sebelum kejadian biasanya ada dua atau tiga orang dengan ciri-ciri berjenggot solat di masjid ini,” jelas salah satu warga yang enggan namanya di-onlain-kan. Namun katanya, setelah Bom meluluhlantakan Jakarta, dua orang itu tidak pernah lagi kelihatan, bahkan hingga kini keberadaan kedua orang misterius itu belum diketahui.
Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu aparat keamanan di Tabanan. Dikatakannya sebelum Bom pihaknya juga sempat memantau gerak-gerik orang-orang berjenggot tersebut.
Menurutnya yang enggan namanya di-online-kan, kini pihaknya kesulitan memantau keberadaan orang-orang berjengot tersebut pasca Bom meledak di Jakarta. Perlu diketahui, Perumahan Sanggulan, Kediri dihuni masyarakat heterogen. Terdiri dari berbagai kalangan, dan banyak juga pendatang dari luar bali bermukim di perumahan tersebut. (nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan