Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Paramiliter Sudan RSF Ajak Gencatan Senjata 24 Jam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pihak paramiliter Sudan, Rapid Support Forces (RFS), sepakat pada Rabu (19/4) untuk melakukan gencatan senjata selama 24 jam. Permintaan ini belum disetujui pihak yang bertikai lainnya yakni militer Sudan.
Menurut RFS gencatan senjata itu akan dimulai pada 16.00 GMT atau 18.00 waktu setempat atau 23.00 WIB.
"Kami menegaskan komitmen penuh kami untuk gencatan senjata lengkap dan kami berharap pihak lain akan mematuhi gencatan senjata sesuai dengan waktu yang diumumkan," kata RSF dalam pernyataannya diberitakan Reuters.
Militer Sudan belum merespons dan mengumumkan apakah akan melakukan hal yang sama.
Sebelumnya militer Sudan sudah mengeluarkan komitmen untuk gencatan senjata kemarin, Selasa (18/4). Meski begitu laporan dari ibu kota Sudan, Khartoum, mengungkap masih terdengar suara tank menembak usai waktu gencatan senjata dimulai.
Militer Sudan dan RFS bertempur sejak akhir pekan lalu karena berebut kekuasaan. Sejauh ini korban tewas telah lebih dari 200 orang.
Konflik ini telah mengkhawatirkan dunia internasional. Jepang menjadi negara pertama yang menyiapkan rencana evakuasi warganya keluar Sudan.
Sementara itu banyak negara telah mengumpulkan informasi warganya di Sudan dan meminta mereka tetap di dalam rumah dan menjauhi jendela.
Salah satu warga negara Indonesia (WNI) di Sudan dilaporkan terluka akibat peluru nyasar. KBRI Khartoum mengatakan sudah mengevakuasi 15 WNI ke safe house, mayoritas mereka adalah keluarga dengan bayi atau anak kecil serta ibu hamil.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 627 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan