Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pemkab Bangli Gelar Kremasi Bayi Malang yang Terbuang
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Yayasan Krematorium Bebalang Bangli menggelar upacara kremasi bagi bayi yang meninggal setelah ditemukan dibuang oleh orang tuanya di Banjar Dinas Guliang Kangin, Tamanbali, Bangli beberapa waktu lalu.
Pj Bupati Bangli, I Made Ari Pulasari, mengatakan bahwa kremasi ini dilakukan setelah adanya koordinasi dan kesepakatan dengan berbagai pihak, serta telah dilakukan penyerahan dari pihak kepolisian kepada Dinas Sosial Bangli. Dengan demikian, status bayi tersebut dinyatakan bersih dari aspek hukum.
"Kremasi dilakukan secara agama Hindu karena seluruh proses kejadian dan penanganan berlangsung di Bangli yang mayoritas penduduknya beragama Hindu," ujar Pulasari.
Selain itu, telah dilakukan upacara memeras anak atau adopsi, sehingga dokumen bayi tersebut berstatus Hindu. Dengan demikian, prosesi kremasi dapat dilakukan sesuai ajaran Hindu. Seluruh biaya kremasi ditanggung oleh pihak Yayasan Krematorium Bebalang Bangli.
Diketahui, bayi perempuan malang tersebut ditemukan warga di Banjar Dinas Guliang Kangin, Tamanbali, Bangli, pada 13 Januari 2025 dalam kondisi masih merah. Setelah sempat dirawat selama enam hari di RSUD Bangli, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Ketua Yayasan Krematorium Bebalang, I Nyoman Karsana, menjelaskan bahwa upacara yang dilakukan adalah Upacara Ngelangkir, yaitu Pitra Yadnya yang diperuntukkan bagi bayi yang meninggal sebelum pusarnya terputus.
"Ini merupakan bentuk kepedulian yayasan untuk membantu masyarakat yang terlantar ataupun kurang mampu," ungkapnya.
Hingga kini, identitas orang tua bayi malang tersebut belum terungkap dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Diharapkan dengan upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab Bangli, kepolisian, yayasan, dan pihak terkait, arwah bayi dapat kembali ke alamnya dan mendapatkan kedamaian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5888 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan