Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pengedar SS dan Ekstasi Diringkus
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga Permasyarakatan (LP) Kerobokan kembali menjadi sorotan. Seorang kurir narkoba bernama Agus Supriadi (22) ditangkap, Jumat (11/7), oleh satuan narkoba Poltabes Denpasar dengan barang bukti 13 butir ekstasi dan 0,2 gram sabu-sabu. Narkoba tersebut diakui tersangka dipasok dari LP Kerobokan.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Pahumas Poltabes Denpasar Kompol Ketut Suwetra SH mengatakan, Agus Supriadi ditangkap saat bertransaksi di Jalan Tirtanadi Denpasar. Polisi memancing tersangka bertransaksi 0,1 gram dengan harga Rp 1,3 juta.
"Tersangka dipancing bertransaksi dengan anggota Sat Narkoba Poltabes Denpasar," jelas Pahumas.
Tersangka asal Banyuwangi kelahiran 14 Juli 1986 itu, tiba di lokasi transaksi di Jalan Tirtanadi Denpasar sekira pukul 02.30 Wita. Walhasil, polisi menyamar pembeli langsung melakukan penangkapan.
Dari tangan tersangka polisi menyita, 0,2 gram sabu-sabu dan 13 butir ekstasi. Narkoba tersebut, beber tersangka, dipasok dari seorang napi di LP Kerobokan.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Keterangan lainnya, tersangka mengaku, selain dirinya, dia bersama rekannya berinisial DD, ikut memasarkan narkoba. Kini, DD masih diburu polisi.
Dalam hal ini tersangka yang tinggal di Jalan Tirtaning No 11X Sanur, dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 59 UU RI No 5 tahun 1997 dan pasal 62 UU RI No 5 tahun 1997 ancaman 5 tahun hingga 20 tahun penjara. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan