Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pertama di Dunia Ada di Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Vita Life Spiritual Healing World Centre yang akan dibangun sebanyak 12 tempat diseluruh dunia, memilih Bali sebagai lokasi pertama dibangunnya kawasan tersebut. Adalah Banjar Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Tabanan dipilih karena masih memiliki kawasan yang alami, sejuk dan nyaman.
Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Bali Permata Indah, Rony Tong pada acara peletakan batu pertama pembangunan proyek Vita Life Spiritual Healing World Centre di Banjar Wangaya Betan, Desa Mengesta, Penebel, Jumat (18/4). Dikatakannya, kawasan yang akan dibangun mencapai luas 18 hektar dengan investasi 100 ribu US Dolar. "Ini yang pertama di dunia, kita juga akan membangun 11 lagi di lain negara," jelas Rony Tong.
Dikatakanya, dipilihnya Tabanan sebagai lokasi dibangunnya Vita Life Spiritual Healing World Centre, karena tempat itu paling cocok disamping memiliki pemadangan yang asri alami juga tepat bagi wisatawan yang menginginkan suasana pedesaan. Pembangunan proyek ini sendiri akan dilaksanakan mulai dari bulan Juni 2008 dan selesai pada tahun 2010 nanti. Pangsa pasar yang hendak disasar denga keberadaan pembangunan Vita Life adalah wisatawan kelas menengah ke atas.
"Kita targetkan wisatawan Asia Selatan, sisanya wisatawan dari Eropa, Amerika, dan lainnya," jelas Rony. Dalam kesempatan itu dia juga menyatakan akan memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat seperti Wangaya Betan, Belulang, Mangesta yang memiliki keterampilan dan keahlian akan diterima berkerja di Vita Life. "kita juga akan membeli produk pertanian hasil petani disini," jelasnya.
Bupati Tabanan Adi Wiryatama pada kesempatan itu menyambut baik kedatangan investor di Tabanan. Dengan masuknya investor di Tabanan berarti Bali secara keseluruhan aman bagi investor, namun dia juga menghimbau kepada investor yang datang ke Tabanan tidak ingkar janji dan betul-betul mengerjakan proyeknya. "Dengan datangnya investor ke Tabanan menandakan Tabanan aman," jelas Wiryatama. Dia juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada permasalahan harus diselesaikan dengan jalan bermusyawarah. "Memang membuat sesuatu, ada saja pro dan kontra namun semua itu pasti ada solusinya," jelas Wiryatama.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan