Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Pertamina Percepat Pemulihan Mangrove Benoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan memastikan seluruh proses bisnis, mulai dari hulu hingga hilir, dilaksanakan sesuai kaidah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pemeriksaan berkala serta program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Pada Jumat (20/2/2026), beredar informasi terkait adanya pohon mangrove yang mati secara mendadak di kawasan Benoa, tepatnya di sisi barat jalan pintu masuk Tol Bali Mandara, Denpasar Selatan. Kejadian tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran pipa bahan bakar minyak (BBM).
Menanggapi informasi itu, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad, menyampaikan bahwa Terminal BBM Sanggaran sebagai terminal terdekat telah melakukan pengecekan lapangan bersama tim Polairud. Dari hasil pengecekan visual, tidak ditemukan adanya lapisan minyak maupun bau menyengat BBM di lokasi tersebut.
"Pagi ini setelah pengecekan bersama Polairud, tim Terminal BBM Sanggaran juga telah menghadiri undangan rapat koordinasi dari DKLH Provinsi Bali. Sebagai tindaklanjut, Pertamina Patra Niaga melalui Terminal BBM Sanggaran akan melaksanakan pengecekan kronologis kegiatan operasional terkait sepanjang beberapa bulan terakhir, terutama terkait pekerjaan pipanisasi di sekitar area Benoa," papar Ahad.
Lebih lanjut, Ahad menjelaskan bahwa Pertamina akan mengambil langkah konkret berupa percepatan pemulihan kawasan mangrove. Upaya tersebut akan dilakukan secara kolaboratif dengan perusahaan lain yang memiliki aktivitas operasional di kawasan Benoa, sesuai arahan dari DKLH Provinsi Bali.
"Saat ini, Pertamina dalam proses investigasi lebih lanjut terkait operasional terkait termasuk pengecekan ekosistem terdampak untuk memastikan penyebab matinya pohon mangrove secara mendadak di kawasan Benoa. Pertamina mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, APH, dan lembaga setempat yang telah turut bekerjasama dalam proses pengecekan dan pemulihan kawasan," tutup Ahad.
Editor: Redaksi
Reporter: Pertamina
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3241 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 732 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 678 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman