Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pohon Tumbang di Jalur Denpasar-Gilimanuk, TNI AL Bantu Evakuasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon perindang jalan jenis kamelina tumbang di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, KM 70-71, tepatnya di tanjakan bawah Polsek Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 20.30 WITA. Kejadian ini mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, mengungkapkan pohon dengan diameter sekitar 50 cm dan tinggi kurang lebih 15 meter itu roboh akibat cuaca ekstrem yang terjadi malam itu.
"Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang melintang di jalan dan menghambat arus lalu lintas," ujarnya.
Mengetahui kejadian tersebut, UKL Polsek Pekutatan yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses pembersihan dan pemotongan pohon dilakukan secara gotong-royong oleh personel Polsek Pekutatan, Polprades, serta warga setempat.
Menariknya, dalam proses evakuasi tersebut, rombongan TNI AL dari Lantamal V Surabaya yang dipimpin oleh Kolonel Laut I Made Gede turut serta membantu membersihkan pohon tumbang. "Kami bersama tim Satgas MNEK 2025 yang kebetulan melintas dalam perjalanan menuju Nusa Dua langsung turun membantu proses evakuasi agar arus lalu lintas kembali lancar," ungkapnya.
Setelah upaya pembersihan yang berlangsung selama sekitar satu jam, tepat pukul 21.40 WITA, jalur yang sempat terhambat akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tumbangnya pohon tersebut menyebabkan tiga tiang dan kabel milik Telkom roboh.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi masih dilaporkan hujan rintik-rintik dengan angin yang sudah mulai mereda. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintas, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan