Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Puncak Libur Imlek, Ulun Danu Beratan Catat 4.000 Wisatawan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Puncak libur Imlek 2025 di objek wisata Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, mencatat kunjungan sebanyak 4.000 wisatawan, baik mancanegara maupun domestik.
Staf Marketing Ulun Danu Beratan, Indah Prabawati, mengatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan saat libur Imlek tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, jumlah wisatawan tercatat sebanyak 3.900 orang.
“Pada libur Imlek 2025, jumlah wisatawan yang datang ke DTW Ulun Danu Beratan mencapai 4.000 pengunjung. Peningkatan jumlah wisatawan sudah terlihat sejak Senin, 27 Januari lalu,” ujar Indah saat ditemui di DTW Ulun Danu Beratan, Jumat (31/1/2025).
Indah Prabawati menambahkan, dari total 4.000 wisatawan yang berkunjung saat libur Imlek, 2.800 di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sementara 1.200 lainnya adalah wisatawan domestik.
“Wisatawan domestik yang datang saat libur Imlek didominasi oleh wisatawan dari Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, wisatawan mancanegara kebanyakan berasal dari India,” tambahnya.
Lebih lanjut, Indah menjelaskan bahwa dengan adanya lonjakan kunjungan saat libur Imlek, pihaknya berharap jumlah wisatawan pada libur Lebaran mendatang meningkat sebesar 10 persen, dengan estimasi kunjungan mencapai 5.000 orang.
“Proyeksi peningkatan 10 persen ini didasarkan pada data libur Imlek 2025 yang mencatat angka kunjungan sebanyak 4.000 orang. Dengan demikian, target kunjungan wisatawan saat libur Lebaran diperkirakan mencapai 5.000 orang,” jelas Indah.
Sementara itu, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata Ulun Danu Beratan, pihak pengelola menargetkan 1 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2025.
Kepala Humas Objek Wisata Ulun Danu Beratan, Made Sukarata, mengatakan bahwa guna mencapai target tersebut, pihaknya akan mengadakan berbagai pentas seni dan budaya khas Bali di lokasi objek wisata.
“Beberapa pertunjukan budaya yang akan ditampilkan antara lain tari kecak, parade gebogan, dan tari barong,” ujarnya.
Menurut Made Sukarata, pertunjukan seni budaya ini akan digelar dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Juli dan Desember.
“Pementasan seni budaya ini akan melibatkan 20 banjar dan akan diselenggarakan di dua lokasi, yaitu DTW Ulun Danu Beratan dan The Bloom Garden,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan