Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Rp 500 Juta untuk Bade Seberat 2 Ton
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ribuan orang hadir dalam upacara pelebon keluarga Puri Saren Kangin Ubud, Cokorda Istri Putra Asmari (07/09). Upacara pembakaran jenazah ini menjadi istimewa karena jenazah dibawa ke kuburan dengan menggunakan bade (wadah jenazah) setinggi 20 meter dengan berat mencapai 2 ton.
Prosesi pelebon ini diawali dengan menaikkan jenazah almarhum ke atas bade bertingkat sembilan setinggi 20 meter. Proses menaikkan jenazah ke atas bade ini dilakukan beberapa kerabat puri dengan mengggunakan tangga khusus.
Sekitar pukul 13.30 waktu setempat, bade berisi jenazah Cokorda Istri Putra Asmari kemudian diberangkatkan ke kuburan yang berjarak sekitar 500 meter dari Puri Saren Kangin Ubud. Untuk mengangkat bade seberat 2 ton ini, diperlukan tenaga sekitar 300 orang dari 3 banjar atau dusun yang ada di Desa Peliatan Ubud.
Bersama bade atau wadah jenazah ini, juga diarak 2 patung lembu hitam, yang nantinya digunakan sebagai tempat untuk membakar jenazah. Agar bade dan lembu ini bisa sampai ke kuburan, semua kabel listrik dan telepon di sepanjang jalan yang dilewati diputus untuk sementara waktu.
Sesampainya di setra atau kuburan dalem Puri Desa Peliatan Ubud, jenazah Cokorda Istri Asmari yang wafat di usia 76 tahun ini kemudian diturunkan dari atas bade. Jenazah selanjutnya dimasukkan ke dalam lembu hitam dan mulai dibakar hingga menyisakan abu dan tulang, dan selanjutnya dilarung ke pantai.
Menurut tokoh puri Saren Ubud, yang juga menjadi panitia pelebon ini, Cokorda Artha Ardana Sukawati, upacara pelebon keluarga puri ini menghabiskan biaya lebih dari Rp 500 juta.
"Proses pengerjaan bade dan lembu dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat beberapa banjar di Ubud," jelasnya.
Meski menelan biaya yang tergolong besar untuk ukuran masyarakat biasa, upacara ini tetap dijalankan keluarga puri di Ubud karena merupakan tradisi warisan leluhur. Pelebon ini juga merupakan wujud bakti serta penghormatan terhadap jasa orang tua terhadap anaknya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan