Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
RSUD Buleleng Renovasi Ruang Rawat Inap Sesuai Standar Kemenkes
BERITABALI.COM, BULELENG.
RSUD Buleleng saat ini tengah merenovasi sejumlah ruang rawat inapnya, mengikuti standar dari Kementerian Kesehatan. Renovasi ini diperkirakan memakan anggaran mencapai Rp2 Miliar.
Dirut RSUD Buleleng dr Putu Arya Nugraha dikonfirmasi Selasa (24/6) mengatakan, pemerintah memberlakukan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) untuk seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Ini dilakukan agar pasien kelas I, II dan III mendapat perlakuan dan fasilitas yang sama.
Seluruh rumah sakit ditargetkan menerapkan KRIS ini hingga Desember 2025 mendatang. Dengan adanya peraturan ini, pihaknya harus mengubah desain ruang rawat inap, karena harus menyiapkan fasilitas kamar mandi dalam. Ini diakui dr Arya membutuhkan waktu lama dan memakan dana yang cukup besar.
"Gedung yang ada kan sudah lama. Untuk kelas II dan III awalnya mendapat fasilitas kamar mandi luar. Itu sekarang harus kami ubah, agar kamar mandinya berada di dalam. Saat ini persiapan KRIS sudah 40 persen. Desember nanti kami optimis progresnya sudah diatas 90 persen," terangnya.
Selain kamar mandi, pihaknya juga harus mengganti fasilitas kipas angin menjadi pendingin ruangan (Air Conditioner) dan melengkapi emergency call. Dalam KRIS, juga diatur terkait jumlah bed untuk kelas II dan III, yang maksimal hanya diisi empat bed. Pembatasan jumlah bed ini kata dr Arya tidak menjadi persoalan, sebab sudah diterapkan pihaknya sejak Pandemi Covid-19.
"Jadi fasilitas yang kurang hanya kamar mandi dalam, ini yang agak berat. Tim kami sedang menyiapkan desainnya, karena kalau menambah kamar mandi dalam, akan membuat ruangan menjadi sempit. Kemungkinan kamar mandinya kami buat dengan mengambil bagian selasar tempat penunggu pasien," jelasnya.
Untuk merenovasi ruang rawat inap ini, dr Arya menyebut diperkirakan membutuhkan anggaran mencapai Rp2 Miliar. Pihaknya berencana akan menggunakan dana pemeliharaan BLUD untuk memenuhi standar tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan