Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sejumlah Pohon Tumbang di Bangli Tutup Akses Jalan hingga Ganggu Jaringan PLN
BERITABALI.COM, BANGLI.
Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kintamani, Bangli, pada Rabu (6/2/2025) telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, mengganggu akses jalan utama dan jaringan listrik PLN.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA dan berdampak cukup parah di wilayah pinggiran Danau Batur, seperti Desa Buahan, Desa Abang Batudinding, dan Desa Trunyan.
Camat Kintamani, I Ketut Erry Soena Putra, mengungkapkan bahwa hujan disertai angin kencang yang berlangsung hampir 30 menit ini menyebabkan pohon-pohon besar, terutama jenis kayu hutan, tumbang dan menghalangi jalan.
Salah satu jalur utama yang terdampak adalah jalan Kintamani – Terunyan, yang sempat terputus akibat pohon yang menghalangi. Tak hanya itu, sejumlah pohon juga tumbang di wilayah Desa Suter, Bangli, yang menghubungkan jalan pendakian Bukit Abang.
Selain itu, bencana alam ini juga menyebabkan kerusakan ringan pada sebuah rumah dan palinggih warga di Bumbung Kelambu, Kintamani. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meskipun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Menanggapi hal ini, Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana, bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, menyampaikan bahwa upaya penanganan terus dilakukan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bangli bekerja sama dengan masyarakat dan pihak terkait untuk membersihkan pohon tumbang dan membuka kembali akses jalan agar warga dapat beraktivitas dengan aman.
Seiring dengan peringatan cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung, pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Potensi bencana seperti angin kencang, tanah longsor, banjir, hingga sambaran petir, sangat mungkin terjadi. Masyarakat diminta untuk mengikuti imbauan pemerintah guna mengurangi dampak dari cuaca ekstrem ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan