Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Perkuat Implementasi IKU 2025-2029
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025-2029 untuk memastikan pelaksanaan program dan kebijakan berjalan lebih terarah, terukur, serta menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Coaching Clinic “Penajaman Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Daerah” yang digelar Selasa (28/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, secara daring.
Dalu Agung Darmawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman seluruh satuan kerja ATR/BPN, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, setiap indikator kinerja harus memiliki ukuran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Melalui Coaching Clinic ini, kita ingin memastikan seluruh satuan kerja memiliki pemahaman yang sama, dari pusat hingga daerah. Setiap indikator kinerja harus memiliki definisi operasional yang jelas, target yang realistis, sumber data yang valid, serta evidence yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Dalu Agung Darmawan saat membuka kegiatan secara daring.
Ia menegaskan indikator kinerja tidak boleh hanya dipandang sebagai pemenuhan administrasi. Setiap indikator harus mampu menggambarkan hasil yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Seluruh satuan kerja juga diminta menerapkan prinsip satu indikator, satu definisi, satu sumber data, dan satu alur kendali secara konsisten.
"Indikator, seperti dokumen perencanaan, mulai dari RPJMN, Renstra, Perjanjian Kinerja, Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), hingga Laporan Kinerja, perlu saling terhubung dalam satu sistem pengelolaan kinerja agar setiap capaian unit kerja memberikan kontribusi yang jelas terhadap sasaran strategis Kementerian ATR/BPN," tutur Dalu Agung Darmawan.
Penyelarasan Kinerja Pusat dan Daerah
Coaching Clinic dilaksanakan dalam tujuh sesi. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperdalam pemahaman mengenai sasaran strategis, IKU, IKK, serta penyelarasan cascading indikator dari tingkat pusat hingga Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan.
Materi disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta seluruh Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, selaku Ketua Penyelenggara Coaching Clinic, berharap kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi satuan kerja di daerah.
“Semoga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi di daerah, sekaligus menghimpun saran serta masukan dari seluruh peserta sebagai bahan penyempurnaan penyusunan perencanaan, penganggaran, dan pengelolaan kinerja," tuturnya.
Kegiatan tersebut diikuti 995 peserta. Peserta terdiri atas Pejabat Administrator yang membidangi perencanaan dan penganggaran di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Kepala Bagian Tata Usaha seluruh Kantor Wilayah BPN Provinsi, serta Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.
Turut hadir sebagai keynote speaker Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng.
Editor: Redaksi
Reporter: BPN Karangasem
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5676 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan