Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sisi Lain Hubungan SBY-Anas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hubungan SBY dan Anas Urbaningrum belakangan berada di titik nadir. Pernyataan keras hingga sindiran di antara kedua tokoh tersebut tak terelakkan kendati ada sisi lain hubungan kedua tokoh ini. Bagaimana hubungan keduanya?
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie membuka sisi lain hubungan di antara dua tokoh tersebut. Menurut Marzuki, kehadiran Anas di Partai Demokrat pada 2005 diawali hubungan yang baik.
"Pertama kali Anas masuk Partai Demokrat, kita memikirkan Anas, karena baru keluar dari KPU (Komisi Pemilihan Umum), tidak punya kerjaan. Jadi kita carikan Anas kerjaan. Anas diberikan uang saku oleh partai," ujar Marzuki di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (13/1/2014).
Marzuki berkisah, saat Hadi Utomo sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Anas juga kerap mendapat panggung politik dalam acara internal Partai Demokrat. Marzuki menyebut, Anas benar-benar dibesarkan oleh Partai Demokrat. "Anas menjadi tokoh yang ditampilkan. Saat acara partai Anas selalu ditampilkan, dibesarkan betul oleh Partai Demokrat," urai Marzuki yang juga bekas Sekjen DPP Partai Demokrat ini.
Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat ini mengatakan SBY memiliki rencana tersendiri terhadap masa depan politik Anas Urbaningrum. Meski, kata Marzuki, pihaknya tidak mengetahui mengapa Anas berubah. "Pak SBY punya niat bagus, merencanakan masa depan Anas. SBY percaya betul dengan Anas. Itu ada tahapnnya. Tapi gak tahu bisa berubah seperti sekarang, saya tidak paham," Marzuki keheranan.
Terkait dengan kasus yang melilitnya saat ini, Marzuki meyakini Anas tidak akan bernyanyi seperti Nazaruddin. Hal tersebut disebabkan Anas bukan pemain proyek. "Saya yakin dia (Anas) bukan pemain. Kalau terseret saya yakin iya. Saya yakin dia orang baik," cetus Marzuki.
Sebagaimana dimaklumi, Anas Urbaningrum saat akan ditahan oleh KPK pada Jumat (10/1/2014) menyampaikan terima kasih kepada SBY dan mengatakan penahanan dirinya menjadi kado tahun baru bagi SBY. Pernyataan Anas ini ditafsirkan sebagai bentuk perlawanan Anas terhadap
Sebelumnya, SBY melalui pesan pendek yang dikirimkan kepada sejumlah elit Partai Demokrat mengungkapkan kekecewaan terhadap Anas. SBY mengungkapkan dirinya akan menghadapi Anas atas perilakunya terhadap Partai Demokrat dan dirinya. "Saya malah berpikir setelah tidak jadi Presiden akan saya hadapi secara serius. Atau biar lewat dulu Pileg 2014. Setelah itu akan saya hadapi benar-benar," demikian petikan SMS yang berasal dari SBY pada pertengahan Oktober lalu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan