Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sistem Keamanan Bali Harus Berbasis Teknologi Intelijen
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah daerah Bali menargetkan untuk mengembangkan sistem keamanan berbasis teknologi intelijen. Pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi moderen ini dalam upaya mewujudkan keamanan Bali berstandar internasional.
Pengembangan sistem keamanan berbasis intelijen juga untuk dapat mendeteksi aksi-aksi terorisme lebih dini. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam keteranganya di Sanur (18/9) menyampaikan minimal Bali memiliki standar keamanan seperti pemerintah Inggris dengan 5 juta kamera pengintai atau CCTV.
Menurut Pastika, keamanan Bali saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan human intelijen. Apalagi dalam perkembanganya saat ini pembuatan bom dapat dilakukan dari bahan-bahan plastik.
“Tidak semua bom itu dibuat dari logam, jadi metal detektor gak laku, karena ada bom, bom plastik sekarang yang dibuat dari feroksida dan Aceton itulah sebabnya kalau keluar negeri naik pesawat dilarang bawa liquid,†Jelas mantan Kapolda Bali.
Pastika menyebutkan secara keseluruhan Bali saat ini hanya diawasi dengan 8 unit CCTV, diluar CCTV yang dimiliki oleh hotel-hotel di Bali. Pastika berharap dengan pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi, nantinya wisatawan dapat berlibur dengan tenang di Bali. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan