Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Tanam Wortel, Petani Sayur
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang petani sayur I Made Madu (30) warga Banjar Pekarangan, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan menemukan sebuah bahan peledak jenis mortir di kebun sayur miliknya. Mortir dengan ukuran panjang 12 cm, diameter 4 cm, dan dalam kondisi berkarat itu ditemukan saat hendak menanam wortel seminggu lalu, namun baru dilaporkan ke Polsek Baturiti, Kamis (13/3).
Dalam kurun waktu satu minggu sebelum dilaporkan ke polisi, Madu sempat menanam bahan peledak mortir yang diduga peninggalan penjajah tersebut di bawah pohon nangka. "Karena baru ingat, jadi baru kemarin dilaporkan ke polisi," jelas Pahumas IWG Suwahyu didampingi Kasatreskrim AKP Benny Murjayanto, Kamis (13/3).
Masih menurut Suwahyu, pihaknya belum berani memastikan apakan mortir yang ditemukan Made Madu itu masih aktif atau tidak. "Kita belum berani meyimpulkan bahan peledak itu masih aktif atau tidak, yang jelas kita sudah hubungi Gegana Brimob Polda Bali," jelas perwira asal Gianyar ini.
Selang beberapa saat, sekitar pukul 13.00 Wita, tim Gegana Brimob Polda Bali tiba di Mapolres Tabanan. Barang bukti mortir itu kemudian di bungkus dan langsung dibawa ke markas Brimob di Bringkit, Mengwi. "Kita serahkan ke Gegana Brimob untuk diperiksa agar tahu kejelasan mortir tersebut, hasilnya masih kita tunggu," pungkas Suwahyu.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5889 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan