Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir
beritabali/ist/Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Fakta mengejutkan terungkap dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurrofiq.
Saat meninjau Pasar Kumbasari, Sabtu (13/9/2025), ia menyampaikan bahwa tutupan hutan di kawasan sungai Tukad Badung, Tukad Mati hingga Tukad Ayung yang melintasi Kota Denpasar hanya tinggal 2 persen.
Padahal, idealnya luas hutan minimal 30 persen dari total kawasan. Dengan luas mencapai 49 ribu hektare, seharusnya terdapat lebih dari 14 ribu hektare hutan. Namun faktanya, yang tersisa hanya sekitar 1.200 hektare. Kondisi inilah yang membuat Denpasar sangat rentan banjir.
“Begitu hujan deras, sudah bisa dipastikan banjir. Apalagi drainase dan sungai kita masih penuh timbunan sampah, sehingga memperparah kondisi,” katanya.
Dirinya menyampaikan, banjir besar yang melanda Bali beberapa hari terakhir harus menjadi titik balik untuk memperkuat tata kelola lingkungan. Pemerintah pusat bersama Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar dijadwalkan melakukan evaluasi segera, khususnya dalam penanganan sampah.
“Besok kita akan rapat bersama untuk mengambil langkah-langkah segera. Sampah akan menjadi fokus utama karena ini juga menyangkut wajah pariwisata Bali,” bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan