Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
UMKM Tumbuh Pesat, Platform Digital Penting Digenjot
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Inacraft sebagai ajang pameran produk kerajinan internasional terbesar di Indonesia merupakan acara yang paling dinanti-nantikan tiap tahunnya.
Sejak pandemi pelaksanaan pameran ini sempat terkendala. Dengan semangat ‘Go Digital’ untuk tumbuh bersama, pada Rabu (10/11) Doku mendukung Inacraft dengan meluncurkan marketplace online pada website dan juga aplikasi, sehingga kini para tenant Inacraft dapat semakin memperkuat eksistensi bisnisnya melalui platform digital ini.
"Sejalan dengan maraknya adopsi go digital oleh segmen UMKM, Doku juga sudah mulai memperluas layanan bisnisnya untuk melayani segmen ini, terlebih lagi melihat pertumbuhan pelaku UMKM sangat pesat belakangan ini. Pandemi belum berakhir, namun semangat untuk maju harus terus dipertahankan,” ungkap Irfan Burhan selaku SVP of Business & Regional Sales Doku.
Kolaborasi Doku dan Inacraft yang telah berjalan saat ini adalah, untuk penyediaan sistem pembayaran pada website dan aplikasi marketplace Inacraft. Untuk opsi pembayaran akan terus dilengkapi.
Baca juga:
UMKM Bali Keluhkan Kendala Promosi Produk
"Pada fase awal, opsi pembayaran yang sudah dapat digunakan adalah kartu kredit, termasuk fitur cicilan bank BNI," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2072 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun