Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Viral BB Cushion Lokal Menjadi Rp13 Juta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harga makeup lokal umumnya rata-rata berkisar ratusan ribu. Namun sebuah unggahan menunjukkan BB cushion dengan banderol lebih dari Rp13 juta rupiah.
Hal ini diunggah oleh akun @mita yang telah ditonton lebih dari 390 ribu kali. Pada unggahan tersebut, dalam etalase terlihat stiker harga cushion lokal yang dibandrol Rp13.750.000.
"Rp13 juta beli BB cushion Somethinc," tulis akun tersebut.
Saat dibawa ke kasir, perempuan dalam video tiktok membawa cushion tersebut ke kasir.
"Bu, ini [cushion] harga 13 juta bu, isinya apa bagaimana, nih Somethinc harganya 13 juta guys," kata perempuan dalam video tersebut.
Kasir tersebut terlihat bingung, kemudian mengerti dan mengecek papan harga yang salah ketik tersebut.
Video yang baru diunggah Sabtu(16/10/2021) itu telah disukai puluhan ribu akun dan mendapatkan bebagai respons dari warganet.
"Gila, mahal banget kalau segitu beneran, mending beli motor nih maklum," tulis warganet di kolom komentar.
"Dengan video ini, seketika gue bangga pakai somethinc karena cusionnya aja mahal," timpal warganet lain.
"Itu yang nyetak label kayaknya lagi ngatuk deh," komentar warganet.
Setelah ditelusuri harga normal cushion tersebut di official store hanya berkisar Rp180 ribuan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2064 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun