Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Viral Kaca Berserakan di Kamar Hotel Seminyak, Polisi Masih Selidiki
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebuah video viral di media sosial di mana seorang karyawan hotel di Bali terkejut melihat kondisi kamar hotel bak kapal pecah. Terlihat di video dinding kaca penyekat kamar mandi pecah berserakan di lantai dan bantal terkoyak.
Dalam video terlihat puntung rokok dan sampah berserakan di seluruh kamar hotel. Belum diketahui penyebab kondisi kamar seperti ini. Menurut karyawan, kondisi ini diketahui saat dia akan membersihkan kamar setelah tamu hotel check out. Polisi sedang menyelidiki kasus ini.
"Mengapa sampai begitu, masih dalam penyelidikan," Kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus saat dihubungi, Selasa (24/10).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Jansen menuturkan lokasi hotel berada di sekitar Jalan Sari Dewi, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kita, Kabupaten Badung, Bali. Polisi juga belum mengungkap kapan peristiwa itu terjadi.
"Intinya karyawan awalnya hendak membersihkan kamar hotel dan pada saat membuka pintu kamar sudah dalam keadaan berserakan dan melihat kaca-kaca di dalam kamar sudah pecah dan berserakan di lantai. Karyawan lalu melaporkan kejadian kepada atasannya," katanya. (sumber: kumparan)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2064 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun