Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Pengemis Online Mandi Lumpur Bisa Raup Cuan Rp700 Ribu Sehari
BERITABALI.COM, NTB.
Viral video siaran langsung TikTok nenek mandi lumpur menjadi sorotan karena bisa meraup cuan dalam waktu yang cepat.
Tampak nenek tersebut melakukan video secara langsung untuk meminta hadiah ke penonton. Bahkan nenek tersebut mandi lumpur dari pagi hingga malam. Di salah satu video bahkan tampak orang tua tersebut menggigil kedinginan. fenomena baru mengemis online diyakini bisa mendatangkan keuntungan dalam waktu yang cepat.
Akun media sosial, LBH - Lembaga Baku Hantam @askDika menyebutkan, dalam sehari kreator konten mengemis online tersebut bisa meraup Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu setiap harinya. Angka yang menggiurkan.
"Pantes aja ditawarin kerja supaya berhenti ngemis di TikTok ga mau. Malah minta Rp200.000.000,00.
UMP NTB (2023) sekitar Rp2.371.000,00. Cyber-beggar alias pengamen daring/elektronik bisa dapat Rp300.000,00 - Rp700.000,00 per hari.
Dalam 3 hari bisa dapet hampir setara UMP." cuit BH - Lembaga Baku Hantam@askDika·Jan 19, dikutip pada Jumat (20/1/2023).
Sebelumnya, influencer yang juga pengusaha Jhon Lbf menanggapi Kasus viral video siaran langsung TikTok yang memperlihatkan nenek mandi lumpur. Hhon pun menawarkan bantuan dengan mengajak kerja para pihak di belakang siaran langsung orang tua mandi lumpur itu.
"Saya minta Anda hentikan siksa orang tua! Sebagai gantinya Anda bisa kerja di perusahaan saya," ucap Jhon dilansir dari akun TikTok @jhon.lbf_official, ditulis Jumat (20/1/2023).
"Cara Anda salah ya mas ya, kalau itu ibu kandung Anda sendiri, itu nyiksa orang tua. Anda suruh dia mandi, untuk kamu dapat koin-koin dari live TikTok. Masih banyak cara-cara yang bisa kamu tempuh untuk dapat uang," imbuhnya.
Namun, tawaran Jhon rupanya bertepuk sebelah tangan. Orang di balik siaran langsung TikTok mandi lumpur menolak tawaran John.
Bahkan, orang tersebut malah meminta uang Rp200 juta. Orang tersebut menyebut uang Rp200 juta untuk modal usaha. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan