Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Viral Wanita Mandi Pakai Air Es
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita membagikan pengalamannya yang mandi menggunakan es batu. Cuaca yang sangat panas membuat dirinya harus mandi menggunakan air es.
Pengalaman itu dia bagikan melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok @tyapr11. Dalam video tersebut, dirinya mengaku kepanasan dengan cuaca di kotanya.
Sebab di desa, dirinya biasa mandi menggunakan air dingin. Sementara di kota yang ia tinggali saat ini cuaca sangat panas.
"Di saat orang kampung ke kota," tulis unggahan tersebut.
Mandi Pakai Air Es
Dalam video tersebut, awalnya wanita itu mengambil satu bungkus es batu di dalam kulkas.
Es batu tersebut dia gunakan bukan untuk membuat es sirup atau bahkan minuman lain. Satu bungkus es batu tersebut dia gunakan untuk mandi.
Wanita tersebut telah menyiapkan air di dalam sebuah ember berukuran cukup besar. Air tersebut kemudian ia tambahkan es batu yang diambil dari kulkas.
Dirinya sengaja menambahkan es lantaran ia merasa sangat gerah. Sementara air yang ada di dalam kamar mandi tak terasa dingin.
"Kalian ada yang kayak gini nggak sih?" tanya wanita tersebut.
Komentar Warganet
Melihat tingkah wanita tersebut, warganet ikut memberikan komentar dan responnya.
"Giliran di kampung nyari air hangat," kata warganet.
"Perasaan gue di Bekasi nggak gitu-gitu banget," timpal warganet.
"Tinggal ditambahin sirup," komentar warganet.
"Kalau mandinya siang, malemnya auto meriang," balas warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2064 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun