Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Virus Flu Burung Meluas
Banyubiru
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
http://beritabali.com/tag/flu-burungSerangan virus flu burung alias avian influenza (AI) semakin meluas. Setelah kemarin, virus tersebut membunuh 52 ekor unggas milik 5 KK di Dusun Banyubiru, Banyubiru, Negara kali ini serangan virus mulai meluas dan membunuh puluhan ekor unggas milik 3 KK di dusun yang sama.
Pantauan di lokasi kejadian, Jumat (20/2) setelah melakukan pemusnahan unggas-unggas milik Sutarmen, petugas penanganan flu burung kecamatan Negara dan kader penanganan flu burung Desa Banyubiru yang dipimpin oleh Camat Negara, Ni Wayan Koriani, menerima laporan kalau banyak unggas mati di rumah I Ketut Darmawan, yang lokasinya berseberangan jalan dengan rumah Sutarmen.
Tim langsung bergerak ke rumah Darmawan dan menemukan 2 bangkai ayam. Setelah dilakukan rapid test pada bangkai ayam tersebut ternyata hasilnya positif AI. Petugas langsung menembakinya unggas-unggas sisanya dengan senapan angin. Hasilnya, 11 ekor ayam dan 4 ekor mentok milik Darmawan berhasil dimusnahkan. Seluruh unggas tersebut dimasukkan dalam sebuah lubang dan selanjutnya dibakar. Menurut penuturan Darmawan, sejak kemarin ayam-ayamnya mulai mati tanpa sebab yang jelas.
"Sejak kemarin satu persatu ayam-ayam saya mati. Saya tidak tahu apa sebabnya," katanya. Darmawan mengaku ikhlas unggas-unggasnya dimusnahkan demi kesehatan dirinya dan keluarganya. "Saya ikhlas, ayam-ayam saya dimusnahkan demi kesehatan saya dan seluruh keluarga saya," ucapnya pasrah.
Belum padam api untuk membakar unggas-unggas milik Darmawan, tim kembali menerima laporan kalau unggas-unggas milik Nyoman Westrem yang rumahnya berjarak 2 rumah di timur rumah Darmawan banyak yang mati. "Sejak empat hari yang lalu, ayam-ayam saya banyak yang mati. Mungkin lebih dari dua puluh ekor. Bangkainya sudah saya tanam," terang Westrem.
Mendengar ucapan Westrem tersebut, tim langsung beraksi dengan menembaki unggas-unggas yang berkeliaran di halaman rumah Westrem. Petugas sedikit kesulitan memburu unggas-unggas tersebut lantaran unggas-unggas itu lari berhamburan menuju belakang rumah Westrem yang langsung terhubung dengan tegalan yang cukup rimbun.
Kendati demikian, petugas berhasil memburu seekor ayam dan 2 ekor mentok untuk dimusnahkan. Terhadap unggas-unggas yang belum berhasil dimusnahkan, Westrem berjanji akan meneruskan perburuan tersebut saat petang tiba nanti. "Saya akan teruskan pemburuan saat petang nanti. Saya pikir, saat itu unggas-unggas akan kembali ke sarangnya. Nanti saya minta bantuan kader penanganan flu burung di desa," tandasnya.
Koriani ketika dikonfirmasi di sela-sela pemusnahan unggas di Desa Banyubiru, Jumat (20/2) menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mendatangkan unggas dari luar dulu. "Saya juga minta kepada masyarakat yang unggasnya dimusnahkan agar legowo.
Bagi masyarakat yang unggas-unggasnya mati mendadak segera laporkan kepada petugas atau langsung kepada saya," katanya. Sedangkan untuk mencegah meluasnya virus AI tersebut, pihaknya nanti malam akan melakukan sosialisasi dengan instansi terkait lainnya. (dey)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan