Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Wardana : Diluar Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Upaya NGO Bali Collaboration for Climate Change (BCFCC) untuk mengkampanyekan Hari Hening Sedunia atau World Silent Day (WSD) yang dinilai gagal, secara tegas dibantah oleh Koordinator BCFCC, Agung Wardana, Minggu (23/3). Wardana yang dikonfirmasi via telepon siang tadi, membantah jika WSD dinilai gagal. Menurutnya, Silent Day di Bali memang tidak berjalan seperti yang diharapkan, namun di luar Bali, kampanye tersebut justru disambut baik oleh masyarakat.
“Tidak benar kalau WSD kemarin gagal. Tolak ukur kami kan tidak hanya di Bali, tetapi juga daerah-daerah lain di luar Bali. Kami akui jika Silent Day ini kurang disambut oleh masyarakat. Tapi kalau di luar Bali, Silent Day ini justru disambut dengan antusias kok,” bantah Wardana yang juga Direktur Eksekutif Walhi Bali.
Lebih lanjut Wardana mengatakan, upaya aktivis-aktivis lingkungan yang ada di luar Bali telah disambut antusias oleh masyarakat. “Buktinya kan Silent Day di luar Bali justru berjalan, kendati tidak semua orang yang melakukannya. Setidaknya, yang melakukannya lebih banyak daripada di Bali,” lanjutnya.
Ketika ditanya apakah Silent Day ini akan tetap berjalan, Wardana menegaskan kampanye ini akan tetap dilanjutkan hingga mendarah daging. “Kami ingin menjadikan Silent Day sebuah tradisi seperti halnya Nyepi. Untuk tahun pertama ini kami memang mengalami kesulitan, tidak seperti Nyepi yang sudah menjadi tradisi yang mendarah daging. Tapi untuk tahun-tahun selanjutnya, kami optimis kampanye ini akan terlaksana,” pungkas Wardana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3248 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 740 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman