Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Winasa : Hutan Jembrana Terus Dijarah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana, I Gede Winasa, mengatakan sebagai kabupaten yang 40 persen wilayahnya hutan, mulai tahun 2000 pihaknya telah menyatakan perang terhadap segala bentuk perusakan hutan.
"Tahun 2002 kita sempat memberikan hadiah Rp 1 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap pelaku illegal logging," tandasnya. Namun kenyataanya hutan di Jembrana masih terus dijarah. Ini dibuktikan dengan masih banyaknya kasus illegal logging yang diproses, " ujar Winasa.
Sampai tahun 2007 ada 304 kasus illegal logging yang diproses dan sekitar 15.931 batang atau 840 meter kubik kayu hutan berhasil diamankan.
Setelah melalui lima kali proses lelang hampir Rp 1 miliar kekayaan milik negara berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke kas negara," terangnya.
Menurut Winasa, cara yang paling tepat untuk mengamankan hutan adalah dengan tidak masuk hutan (zero visit to forest) agar hutan tidak terusik sehingga tidak perlu reboisasi yang menghabiskan dana miliaran rupiah.
"Kalau sudah masuk hutan niat pasti akan muncul niat yang macam-macam, makanya lebih baik jangan masuk hutan. Saya lebih senang kalau orang yang masuk hutan bisa dicegah daripada menghukum pelaku ilegal logging, jika ini bisa dilakukan tidak perlu dana bermiliar-miliar untuk reboisasi, hutan pasti akan lestari," tandasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan