Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Siswa Bali Jago Desain Web
Kreneng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka perayaan 17 Agustus dan Hari Teknologi Nasional, Badan Informasi dan Telematika Daerah (BITD) Provinsi Bali, sejak kemari (7/8) hingga hari ini menyelenggarakan lomba desain web dan banner tingkat SMA se-Bali.
Ketua Panitia Lomba, I Kt Jack Mudastra, SH menyampaikan maksud diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk mendorong dan merangsang para pelajar agar tertarik menekuni bidang telematika. Lomba diikui seluruh kabupaten dengan masing-masing diwakili 1 tim yang terdiri dari 3 siswa.
Yusadi Pradita Warmadewa, siswa SMKN 1 Singaraja yang mewakili Kabupaten Buleleng menyatakan sangat senang dengan lomba ini. Saya kebetulan dari jurusan grafis, tapi beberapa software grafis saya pelajari sendiri di rumah.
Sedangkan salah seorang juri, Ketut Darma Yasa menyampaikan kalau penguasaan peserta terhadap tools grafis sangat baik, dan hampir merata pada semua peserta. Dari pengamatan juri, desainnya bagus-bagus, bahkan ada 3 peserta wanita yang tidak kalah mahirnya dengan siswa pria.
Kepala BITD, Drs. I Gusti Ngurah Gde mengharapkan agar kegiatan yang kedua kalinya ini bisa rutin dilakukan dan mempercepat terwujudnya masyarakat informasi berbasis TIK.
Saat berita ini dionlinekan, masing-masing tim masih mempresentasikan desain web dan desain bannernya. Sore nanti hasilnya baru diumumkan.(gus)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 103 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 56 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 47 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun