Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pencarian Bibit Pemain Sepak Bola Sejak Dini
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Turnamen sepak bola antar Gugus Sekolah Dasar se-Kota Denpasar merupakan wahana pencarian bibit sepak bola sedini munkin. Turnamen antar gugus yang baru pertama kali dilaksanakan ini bakal diikuti oleh 26 gugus dari 4 kecamatan se-Kota Denpasar.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Denpasar yang juga Ketua Penyelenggara Turnamen, I Gusti Lanang Jelantik saat pembukaan turnamen di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (27/10).
Pembukaan turnamen antar gugus ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Wiranata, dan instansi terkait. Pembukaan turnamen ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Kepala Bappeda Kota Denpasar AA Sudharsana mewakili Walikota.
Pertandingan sepak bola antar gugus SD se-Kota Denpasar disamping untuk mencari bibit sepak bola juga sebagai salah satu wahana untuk memupuk semangat sportivitas. Lebih lanjut Lanang Jelantik menambahkan, maksud dan tujuan pertandingan ini semata-mata juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manfaat olah raga untuk kesehatan.
Turnamen antar gugus, menurut Lanang Jelantik akan berlangsung selama sembilan hari dari tanggl 27 Oktober, 4 Nopember 2007. Turnamen sepak bola antar gugus, diawali dengan pertandingan Gugus VI Kecamatan Denpasar Utara berhadapan dengan Gugus IV Denpasar Barat.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5384 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3447 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2281 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan