Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Para Pemetik Anggur Raup Keuntungan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musim panen buah Anggur tahun ini nampaknya membawa berkah bagi para pemetiknya, dengan mengandalkan sarana berupa gunting untuk memotong buah anggur, para pemetik buah angggur sudah bisa mendapatkan penghasilan Rp 20.000 dalam waktu setengah hari.
Panen raya buah anggur tersebut biasanya dilakukan secara borongan (berkelompok, red), untuk satu ton petikan buah Anggur membutuhkan pekerja tukang petik sekitar 18 orang dengan tawaran harga dari pemilik gudang Rp 200.000.
Tergantung dari lahan kebun Anggur yang dipanen. Jika sedikit buah Anggur yang dipetik, upahnya dapat juga sedikit. Tapi jika banyak, maka otomatis penghasilan saya lebih besar,ungkap Made Darmini, pemetik anggur asal Banjar.
Tidak saja tukang petik yang bisa meraup keuntungan saat musim panen Anggur, namun tukang sortir dan paking juga ikut menikmati keuntungan untuk menambah penghasilan keluarga.
Sebelum Anggur di dikirim ke luar Buleleng, terlebih dahulu dilakukan sortir. Setelah itu, hasil sortiran dipaking (dipak, red). Penawaran pekerjaan ini pembayarannya sama dengan tukang petik yakni memakai sistem borongan, papar Darmini.
Saat ini harga buah Anggur cukup mahal, Rp 7.000 per kilo. Tingginya harga tersebut karena permintaan begitu banyak, sedangkan disatu sisi produksi anggur sedikit. Dengan demikian harga terus merangkak naik. Padahal jika musim panen raya paling mahal harga Anggur di tingkat pengumpul Rp 1.500 per kilogram.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5384 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3447 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2281 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan