Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Puluhan Mahasiswa Papua Demo Kasus Timika
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan mahasisiwa asal papua yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Mahasiswa dan Pemuda Papua menggelar aksi demo di Denpasar Bali.
Mereka meminta pemerintah mengusut dalang kerusuhan di Timika. Mereka juga menuntut penutupan PT Freeport dan penarikan pasukan TNI dan Polri karena dinilai masih menerapkan praktik kekerasan di tanah Papua.
Aksi demo menuntut penutupan tambang PT Freport dan penarikan pasukan TNI-Polri ini digelar mahasisiwa Papua di Gedung DPRD Bali. Sebelumnya, para pendemo yang menggunakan pakaian adat Papua ini melakukan aksi berjalan kaki (long march) dari kampus Unud di Jalan Sudirman ke gedung DPRD Bali.
Di Gedung DPRD Bali, para mahasisiwa langsung menyampaikan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, para pendemo menyampaikan beberapa tuntutan mulai penutupan PT Freeport karena dinilai tidak mensejahterakan rakyat Papua, penarikan pasukan TNI-Polri dari Papua, hingga meminta pemerintah untuk mengusut dalang konflik horizontal di Timika beberapa waktu lalu.
Selain melakukan orasi, para pendemo juga menggelar tari-tarian khas Papua. Sambil menari, mereka juga menyanyikan lagu-lagu rakyat Papua.
Para pendemo kemudian diterima oleh beberapa orang anggota dewan DPRD Bali, yang berjanji akan meneruskan aspirasi mereka kepada pemerintah. Usai menyampaikan tuntutannya para pendemo kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan