Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dipicu Persaingan Bisnis dan Rebutan Waitress
BERITABALI.COM, BULELENG.
Persaingan dalam dunia bisnis café nampaknya menjadi penyebab aksi perkelahian yang dilakukan Pemilik Café One, Putu Pilu Sujana alias Pilih dan Pemilik Café Radja, Gede Ngurah Suartawan alias De Puk. Bahkan, ditengarai aksi perkelahian itu dipicu lantaran rebutan waitress antar café.
Kapolsektif Seririt, AKP. Made Sanjaya, Senin (19/11) siang mengungkapkan, untuk sementara berdasarkan pemeriksaan keempat tersangka diketahui penyebab perkelahian itu akibat persaingan bisnis café dan rebutan waitress.
Disisi lain, perkelahian itu juga akibat dendam lama antara Pilih dengan De Puk disamping rebutan waitress untuk dipekerjakan di café yang berpotensi mampu menarik pengunjung ke café,ungkap Sanjaya.
Sementara menyikapi aksi perkelahian itu, polisi menetapkan empat tersangka, diantaranya, Pemilik Café One, Putu Pilu Sujana alias Pilih,
bersama anak buahnya Komang Kertiawan alias Weg dan Pemilik Café Radja, Gede Ngurah Suartawan alias De Puk serta anak buahnya Komang Suardana alias Mereng. Dan pihak kepolisian masih melakukan pengembangan atas sejumlah rentetan peristiwa yang trejadi akhir pekan lalu. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun