Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Masyarakat Turun Blokir Jalan
Padangkeling
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan warga Desa Pakraman Padangkeling, Kecamatan Buleleng, jumat (14/12) pagi menggelar aksi pemblokiran jalan. Aksi ini, dipicu oleh ulah investor tanah yang tidak mematuhi awig-awig (peraturan) desa pakraman setempat.
Aksi ribuan warga desa pakraman padangkeling dilakukan dengan menutup jalan utama menuju lokasi kaplingan tanah milik investor tanah dengan potongan bambu dan kayu kering. Aksi ini dilakukan warga setelah tiga kali surat yang dikirim kepada pihak investor tanah tidak mendapat tanggapan.
Kelian Desa Pakraman Padangkeling, Made Sri Asmara mengungkapkan, surat pertama telah dikirim tanggal 4 Oktober, surat kedua dikirima tanggal 5 Nopember dan surat terakhir tanggal 26 Nopember.
“Sudah kita lakukan dengan menyurati yang mengapling, namun tidak mendapat respon, sehingga krama tidak terima dan melakukan aksi pemblokiran,†ungkapnya.
“Di dalam awig-awig desa pakraman padangkeling, setiap investor tanah yang mengkapling tanah di Desa Padangkeling diwajibkan membayar iuran wajib ke desa adat sebesar 2 persen perkapling dari nilai jual kaplingan, itu yang tidak dipenuhi oleh mereka,†papar Sri Asmara.
Warga mengancam, bila investor tidak mematuhi awig-awig Desa Pakraman Padangkeling tersebut, penutupan jalan akan terus dilakukan sampai investor tanah tersebut meminta maaf dan memberikan kewajibannya kepada Desa Pakraman. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan