Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Palebon Hakim Agung RI Berlangsung Kidmat
Amlapura
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sejak wafat pada tanggal 14 Januari 2008, dan setelah disemayamkan di Geria Sindhu Amlapura selama 15 hari, mantan Hakim Agung RI Ida Bagus Ngurah Adnyana, SH, MA, akhirnya dipalebon pada hari Selasa (29/1).
Upacara Pitra Yadnya itu dipimpin oleh enam orang sulinggih (pendeta, red), yakni Ida Pedanda Gede Tianyar dari Geria Sindhu Amlapura yang juga kakak kandung almarhum, Ida Pedanda Gde Jelantik Dwaja ,Ida Pedanda Istri Jelantik dari Geria Kawan Budakeling, Ida Pedandan Gede Wiswa dari Geria Pendem, Ida Pedanda Kemenuh dari Geria Subagan, serta Ida Pedanda Istri Karang dari Geria Carik Sibetan.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
Sebelum puncak upacara Palebon dilaksanakan di setra (kuburan, red) terlebih dulu dilakukan prosesi adat
seperti 'munggah tumpang salu' dilanjutkan dengan 'narpana'. Prosesi upacara dilanjutkan dengan proses 'ngeseng sawa' pada 'bale gumi-gumian' menggunakan Lembu. Prosesi kremasinya sendiri dilaksanakan di setra Desa Adat Karangasem dengan iring-iringan pelbagai kelengkapan upacara.
Upacara Palebon yang cukup mengundang perhatian warga ini, dihadiri langsung Ketua MA Bagir Manan SH, Mcl. Dalam sambutannya dihadapan sejumlah kerabat dan keluarga almarhum, Bagir Manan mewakili segenap jajaran pengadilan tanah air menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya hakim agung IBN Adnyana.
“Dengan berpulangnya Ida Bagus Ngurah Adnyana, kita semua di jajaran pengadilan merasa amat kehilangan. Selama melaksanakan tugas beliau terkenal tekun, tulus, tak ada perkara yang tertunda bila ditangani oleh beliau. Beliau juga kerap berkeluh kesah terhadap adanya tudingan miring bagi kinerja para hakim di Indonesia belakangan ini. Itu artinya beliau sangat konsen dalam menjaga citra baik lembaga peradilan,“ papar Bagir.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hakim Agung Ida Bagus Ngurah Adnyana, SH, MA yang berasal dari Geria Sindhu Amlapura berpulang tanggal 14 Januari 2008 akibat mengidap penyakit komplikasi, gagal jantung, infeksi paru-paru dan ginjal. Almarhum sempat dua minggu dirawat di RS Sanglah sebelum menghembuskan nafas terakhir.
Ida Bagus Ngurah Adnyana yang sukses meniti karir, diawali menjabat sebagai Kepala PN Karangasem, Klungkung, Bangli, Tabanan sebelum dipromosikan menjadi Wakil Kepala Pengadilan Tinggi di Padang, Pekan Baru, Medan dan Surabaya. Sempat dipindahkan ke Bali sebelum akhirnya bertugas di Mahkamah Agung (MA) sebagai Hakim Agung.
Sosok pria yang dikenal bersahaja, disiplin namun tegas itu kini telah tiada meninggalkan seorang istri Jero Ratna dan 5 orang putra-putri, masing-masing bernama Ida Ayu Ratnayani, Ida Ayu Partikajati, Ida Bagus Teras Udayana, Ida Ayu Nilawati dan
Ida Ayu Yuli Astiti. (kkk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan