Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Kuburan Buleleng ‘diserbu’ warga
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perayaan hari raya Kuningan di Buleleng, Sabtu (2/2) memberikan nuansa tersendiri bagi warga di Bali Utara, sejak pagi buta, warga mulai ‘menyerbu’ Kawasan kuburan Desa Pakraman Buleleng untuk menghaturkan sesaji kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
“ini sudah biasa kita lakukan setiap hari raya kuningan di Buleleng sehingga menjadi sebuah tradisi , pago-pagi setelah sembahyang di rumah kita langsung ke kuburan untuk menghaturkan banten kepada keluarga yang meninggal,” ungkap Gede Bagiada, warga Kelurahan Banjar Jawa.
Tradisi yang telah mengakar dan diturunkan dari keluarga untuk ‘menenggok’ keluarga yang meninggal dikuburan itu diyakini sebagai komunikasi secara niskala, sebab pada Hari Raya Kuningan, arwah anggota keluarga yang telah meninggal tersebut akan kembali kealamnya sebelum jam dua belas siang.
“mungkin ini keyakinan bagi keluarga kami, sebab setelah siang, arwah yang meninggal ini akan kembali, sehingga pagi-pagi kita sudah sempatkan untuk memberikan bekal (sesajen,red) agar bisa dibawa ke alam sana,” ujar Nyoman Suryawan, warga Kelurahan Kendran.
Selain dikuburan Buleleng, suasana serupa juga terjadi disejumlah perkuburan, seperti di Kuburan Banjar Pakraman Banjar Tegal dan Banyuasri serta Kuburan Banjar Pakraman Kampung Anyar.Selain memadati kawasan pekuburan, perayaan Hari Raya Kuningan di Buleleng juga nampak di beberapa Pura sad Kayangan Jagat, Pura Jagatnatha, Pura Dalem Buleleng dan beberapa kawasan suci lainnya. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang