Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KONI Bali Usulkan PON XVII Diundur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Harian KONI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra mengusulkan kepada KONI Pusat agar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII di Kalimantan Timur diundur satu minggu, sehingga tidak berbenturan dengan jadual coblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur Bali.
Menurut Alit Putra, sesuai jadwal Pilkada Bali akan dilangsungkan pada 9 Juli mendatang. Sementara jadwal PON akan dimulai 6-17 Juli 2008. Pertimbangan usulan mengundurkan PON satu minggu, dengan alasan agar para atlet Bali yang akan berlaga di PON, bisa mencoblos calon gubernur pilihannya.
“Kami berharap jadwal PON bisa diundur satu minggu, agar 400 atlet Bali yang akan ikut PON bisa melakukan hak pilihnya pada Pilkada Bali 9 Juli mendatang,”
Ujar Alit Putra usai menghadap Gubernur Bali Dewa Beratha di ruang kerjanya di Renon, Rabu (20/2). Surat usulan itu segera akan dikirimkan ke KONI Pusat.
Ditanya soal target perolehan medali, mantan Wagub Bali ini menyebutkan targetnya 15 medali emas, meningkat dibanding pencapaian emas pada PON sebelumnya yang hanya 11 emas. Dari target itu, ada beberapa cabang olahraga yang menjadi andalan mencetak emas, yakni silat, menembak, selancar angin, kempo, angkat besi dan ski air.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan