Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapolda Tersenyum, Beberkan Barang Bukti

Rabu, 27 Februari 2008, 20:38 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi di lokasi penyerbuan diamankan di Polda Bali. Kapolda tampak gembira melihat hasil kerja anak buahnya dilapangan. Maklum, kurun waktu dua bulan ini, media massa terus–menerus mengkritik kinerjanya karena dinilai lamban memberantas preman.

Kapolda langsung mengadakan jumpa pers di ruang penyidik Reskrim Polda Bali. Ada Kombes AS Reniban, Kombes Wilmar Marpaung, sejumlah petinggi Polda, Kapoltabes Kombes Pol Yopianes Mahar dan Kasatreskrim Kompol Rendra ikut dilibatkan.

Kapolda menunjukkan granat kecil yang katanya granat jagung “Ini granat jagung, ada juga senjata api dan ribuan amunisi. Silahkan lihat barang bukti yang disita,” ujarnya mempersilahkan wartawan melihat-lihat.

Disela-sela ‘pameran’ barang bukti, Kapolda mengatakan, aparat kepolisian akan terus menekan aksi–aksi kejahatan dan pembunuhan serta peledakan yang terjadi di Denpasar. Pengungkapan ini menurut Kapolda, sudah direspon jajaran Polda Bali dan Poltabes Denpasar. Menyinggung masih ada preman lain yang masih berkeliaran dan diduga bakal menuntut aksi pembalasan, Kapolda mengatakan, hal itu sudah diantisipasi.

 

Pada intinya, polisi akan terus melaksanakan razia-razia senpi dan sajam dilokasi rawan kriminalitas. Sejauh ini, menurutnya, kepolisian belum memeriksa GM, Yande dan Ketu, dengan alasan baru ditangkap. Menyangkut perkembangan pemeriksaan, polisi akan mencari tau darimana para pelaku mendapatkan granat, senpi, ribuan amunisi dan sajam.

“Pemeriksaan masih berjalan. Kasus peledakan, pembunuhan masih kita kembangkan. Melihat banyaknya senjata api dan senjata tajam, kemungkinan para pelaku dijerat undang–undang darurat,” tegasnya didampingi Kombes Reniban. Polisi masih mendalami apakah 3 pelaku terlibat dalam serangkaian kasus pembunuhan Burik, IB Anom Wijaya, peledakan di Gatsu, Kebo Iwo dan teror bom di restoran Kak Man Teuku Umar. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami