Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Oki, DPO Deejay Cafe Serahkan Diri
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
I Nyoman Oky Rahayu alias Oki, satu dari 3 pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Poltabes Denpasar, Minggu (16/03) malam, akhirnya menyerahkan diri ke Poltabes Denpasar. Dia diduga terlibat kasus pembantaian sadis dua security Deejay Café, awal tahun baru lalu.
Saat menyerahkan diri, Oki ditemani dua penasihat hukumnya, Robert Khuana, S.H. dan Victor Yaved Neno, S.H. Penyerahan diri Oki dalam kasus berdarah Deejay Kafe yang menewaskan I Wayan Suparta alias Kayun dan I Ketut Mustiada alias Budi, sebelumnya sudah dikonfirmasi dengan Kapoltabes Denpasar, Kombes Pol Yopianes Mahar.
Disebutkan, dalam pelariannya, Oki mengaku berada di Malang. Diduga karena lelah dikejar-kejar dan rindu kampung halaman, Oki meminta, Robert Khuana SH mendampinginya selama menjalani persidangan. Oki yang bekerja di Obsesion, dekat Santa Fe, Legian ini, Minggu siang minta dijemput di Ketapang Banyuwangi.
Wakapoltabes Denpasar, AKBP Gde Alit Widana, Senin (17/3) membenarkan penyerahan diri oki. Dikatakannya, peran dari keterlibatan Oki dalam kasus Deejay Kafe masih didalami. “Dia masih diperiksa. Nanti akan diketahui apa perannya dalam keterlibatan kasus Deejay Kafe,” tegasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1849 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun