Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Siap Basmi Tayangan Tidak Mendidik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tujuh orang anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali masa bakti 2008-2010 dilantik oleh Gubernur Bali, Dewa Made Beratha di Kantor Gubernur Bali pagi tadi. Ke-tujuh anggota KPI ini mengaku siap membasmi tayangan televisi yang dinilai tidak mendidik warga.
Ketua KPID Bali, Komang Suarsana yang dikonfirmasi usai pelantikan mengaku siap membasmi tayangan-tayangan yang bersifat tidak mendidik masyarakat. “Kami siap melanjutkan tugas anggota KPI yang sebelumnya, dan kami juga menyatakan siap memberantas tayangan - tayangan di media elektronik yang bersifat tidak mendidik,”
tegas Suarsana.
Seperti apakah tayangan tidak mendidik versi KPI? Suarsana mengaku tayangan tersebut bernuansa kriminal dan juga kekerasan. Menurutnya selama ini tayangan di televisi terkesan tidak mendidik masyarakat, utamanya generasi muda, sehingga perilaku yang ada di televisi sering ditiru. “Sekarang kan banyak tayangan televisi yang tidak mendidik. Sinetron misalnya, kan banyak yang menayangkan adegan kekerasan dan kriminal. Kalau memang ingin menayangkan adegan seperti itu, semestinya ditayangkan di jam-jam tertentu dengan label ‘dewasa’,” pungkas Suarsana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3876 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2178 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun