Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Suami Gelap Mata dan Main Hajar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mencurigai istri bermain serong dengan melakukan perzinahan bersama tetangganya, seorang suami di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada menjadi gelap mata dan menghajar istrinya hingga babak belur. Dengan menahan sakit dan sesekali memegang kepalanya yang pusing, Made Nadi (41) warga Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Kamis (3/4) melaporkan suaminya, Ketut Sudiadnyana (55) ke Mapolres Buleleng telah melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
“Motif peristiwa penganiayaan dalam rumah tangga Made Nadi dan Ketut Sudiadnyana dipicu kecurigaan suami korban yang langsung menuduh korban melakukan perbuatan zinah, lantaran tuduhan berbuat zinah dengan tetangga, korban Made Nadi membantahnya, sehingga terjadi perang mulut dan berakhir dengan pemukulan yang dilakukan pelaku, suaminya Ketut Sudiadnyana,“ ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol Khaidar Latief. Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga di Desa Gitgit tersebut tengah ditanggani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, sedangkan pelaku Ketut Sudiadnyana belum diamankan.
”Ketut Sudiadnyana sebagai pelaku yang juga suami korban belum ditemukan, karena melarikan diri, polisi masih melakukan pencarian,” ujar Perwira yang bakal memegang jabatan baru di Biro Pers Polda Bali. Sementara, dari laporan korban Made Nadi menyebutkan, suaminya Ketut Sudiadnyana memukulnya secara bertubi-tubi mengenai kepala bagian belakang dan bahu korban, akibatnya korban mengalami luka memar dan babak belur serta mengalami pusing dan muntah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang