Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Harga Salak Sibetan Anjlok
BERITABALI.COM, BANGLI.
Meski terkenal sebagai sentra penghasil salak terbesar di Bali, kesejahteraan petani salak di Desa Sibetan Karangasem tak kunjung meningkat. Di saat panen, harga salak anjlok hingga Rp 500 / kilogram. Hal ini disampaikan Kepala Desa Sibetan I Nengah Sumertha. “Semestinya bisa menuai untung malah ketiban buntung. Di saat panen harga salak per kilo anjlok hingga Rp 500/kilo, padahal harga yang layak agar petani untung antara Rp 3500 hingga Rp 5000 per kilo,“ ujarnya, Rabu (13/5).
Sibetan yang kesohor sebagai penghasil salak kelas satu yakni jenis Salak Nangka, justru masih memiliki angka KK miskin cukup tinggi yakni berkisar 14 persen dari seluruh penduduk Desa Sibetan. Sementara Kadis Pertanian Karangasem, Subrata, saat dikonfirmasi menyatakan, untuk penanganan hasil panen Salak, pemerintah Karangasem telah mengembangkan aneka olahan salak seperti kripik dan wine (anggur) salak. ”Untuk jenis Wine kini sedang dimatangkan proses dan investasinya, dengan mendatangkan konsultan dari Jerman. Ini bertujuan agar produk wine salak Karangasem bisa masuki pasar Internasional.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2447 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun