Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Acara Jalan Damai CBS Diguyur Hujan
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Wacana mengerahkan ribuan massa untuk mengikuti jalan damai CBS-Suweta di Lapangan Astina, Blahbatuh, Gianyar, terbukti. Minggu (22/6), lapangan itu dipenuhi para peserta jalan damai dengan jarak sepanjang 2 KM keliling Blahbatuh.
Menariknya kendatipun hujan mengguyur, namun gelora serta semangat mengikuti acara ini sangat tinggi.
Nampak hadir dalam hajatan ini antara lain, CBS (Cok Budi Suryawan) sebagai pembuka jalan damai, tokoh Puri Ubud, Tjokorda Putra Sukawati, Ketua DPD Golkar Gianyar, Tjokorda Raka Kertiyasa, serta penglingsir Puri Blahbatuh, A.A Djelantik.
Acara yang dimeriahkan oleh aneka musik Bali serta Drum Band ini juga diselingi dengan bagi-bagi hadiah yang mendapatkan kupon undian.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia jalan Damai CBS- Suweta, Ida Bagus Arjawa, S.Sn, kegiatan ini dilakukan untuk membangkitkan semangat untuk ikut melestarikan sekaligus mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Itulah tujuan kami mengadakan acara ini,“ ujar pria Pengrajin anyaman bambu ini.
Lebih jauh, sambung Arjawa kendatipun pada saat acara digelar turun hujan yang begitu lebat, namun dirinya bisa tersenyum karena para peserta tetap semangat mengikuti acara.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para peserta, termasuk panitia lainnya yang ikut membantu memeriahkan acara ini,“ katanya. (Art)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan