Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Puluhan Lansia dan Anak-anak Terinjak-injak
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Puluhan warga, lanjut usia (lansia) dan anak-anak terinjak-injak di areal setra atau kuburan Dalem Puri Ubud, Selasa (15/7). Mereka terinjak-injak karena ribuan warga berlari berhamburan menghindari ditabrak oleh Bade pembawa jenasah.
Kejadian ini terjadi sekitar 14.30 sore waktu setempat, saat itu bade pertama dari dua bade memasuki areal dalem Puri Ubud. Ribuan warga yang panik kemudian lari berhamburan ke arah selatan untuk menghindari terjangan bade pembawa jenasah raksasa.
Akibat kejadian ini puluhan warga, baik lansia maupun anak-anak terinjak-injak. Tangis histeris anak-anak terdengar saat orang tua mereka menyelamatkan anak-anaknya dari terjangan warga yang panik. Selain mengakibatkan puluhan orang terinjak, beberapa warung juga hancur diterjang warga.
Untunglah kejadian ini tidak berakibat fatal, semua anak-anak diselamatkan dengan menempatkan mereka di atas mobil yang saat kejadian berada di areal setra atau kuburan. Anak-anak yang terpisah dari orang tuanya diselamatkan oleh aparat kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui adanya jumlah korban hilang atau luka-luka akibat peristiwa ini dan upacara pelebon hingga kini masih berlangsung. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan