Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kasat Lantas Poltabes Denpasar Dipropamkan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasat Lantas Poltabes Denpasar Kompol Singgamata S.IK, dilaporkan ke Propam Polda Bali. Mantan Kapolsek Denbar itu dituding memeras I Made Suka Ary (51), warga Jalan Cokroaminoto Gang Bangau C No 7, Denpasar.
Rizal Akbar S.H, selaku kuasa hukum Suka Ary, tadi siang, Sabtu (19/07), memaparkan, kasus ini bergulir ketika Suka Ari dan dua bosnya Eddy Sukarton Saputra dan Hadi Kosasih mengalami kecelakaan di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai, Suwung Kangin, pada 4 Juli 2008.
Ban mobil Toyota Avanza DK 1363 AA yang ditumpangi tiba-tiba ngembos.
Tak pelak, mobil tersebut oleng dan membentur median jalan. Mobil itu lengser sejauh 15 meter dan langsung menabrak tiang listrik.
Akibat kecelakaan itu, ketiga penumpang mengalami cedera berat dan di RS Sanglah selama beberapa minggu.
Nah, setelah kondisi membaik, Suka Ary selaku sopir didatangi oleh anggota Lantas Aiptu G. Kusuma Jaya. Aiptu Kusuma Jaya meminta Suka Ary supaya menghadap pada Sabtu (12/7).
Namun, saat didatangi, Aiptu Kusuma Jaya tidak ada di ruang kerjanya. Sehingga diputuskan datang Senin (14/7). Dalam pertemuan selanjutnya, ada yang ganjil.
"'Aiptu Kusuma Jaya meminta Rp 4 juta, untuk mengeluarkan mobil dan pencabutan berkas,,'' jelas (19/7) kemarin.
Kebetulan Suka Ary hanya membawa uang Rp 1 juta, maka uang tersebut diberikan kepada Aiptu Kusuma Jaya sebagai uang muka. Sementara, sisanya menyusul dengan alasan Suka Ary mau menghubungi bosnya, Eddy Sukarton.
Mengetahui anak buahnya "dipalakâ", Eddy Sukarton-red keberatan.
''Tapi saat ditanya, Kusuma mengatakan terserah. Tapi tiba-tiba, Kusuma menyodorkan surat perintah penahanan dengan No. Pol: SPP/37/VII/2008/Poltabes. Hari itu juga, klien saya ditahan,'' kesalnya.
Pun demikian, Rizal Akbar menemui Kasat Lantas Kompol Singgamata guna minta penjelasan. Fatalnya, Kompol Singgamata SiK, menyuruh mengajukan permohonan penangguhan.
"Namun katanya tidak bisa keluar hari itu juga karena masih menunggu Kapoltabes. Selama ditahan, klien saya juga tidak mendapat jatah makan,'' ungkapnya.
Dikomfirmasi, Kompol Singgamata mengatakan, apa yang dilakukan Sat Lantas Poltabes, sudah sesuai prosedur. Teruntuk biaya administrasi Rp 4 juta itu, Kompol Singgamata membantahnya.
'Apa yang kita lakukan sudah memenuhi unsur formil dan materiil sesuai pasal 360 ayat 1 KUHP,'' ucapnya tegas. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan