Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kasat Lantas Poltabes Denpasar Dipropamkan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasat Lantas Poltabes Denpasar Kompol Singgamata S.IK, dilaporkan ke Propam Polda Bali. Mantan Kapolsek Denbar itu dituding memeras I Made Suka Ary (51), warga Jalan Cokroaminoto Gang Bangau C No 7, Denpasar.
Rizal Akbar S.H, selaku kuasa hukum Suka Ary, tadi siang, Sabtu (19/07), memaparkan, kasus ini bergulir ketika Suka Ari dan dua bosnya Eddy Sukarton Saputra dan Hadi Kosasih mengalami kecelakaan di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai, Suwung Kangin, pada 4 Juli 2008.
Ban mobil Toyota Avanza DK 1363 AA yang ditumpangi tiba-tiba ngembos.
Tak pelak, mobil tersebut oleng dan membentur median jalan. Mobil itu lengser sejauh 15 meter dan langsung menabrak tiang listrik.
Akibat kecelakaan itu, ketiga penumpang mengalami cedera berat dan di RS Sanglah selama beberapa minggu.
Nah, setelah kondisi membaik, Suka Ary selaku sopir didatangi oleh anggota Lantas Aiptu G. Kusuma Jaya. Aiptu Kusuma Jaya meminta Suka Ary supaya menghadap pada Sabtu (12/7).
Namun, saat didatangi, Aiptu Kusuma Jaya tidak ada di ruang kerjanya. Sehingga diputuskan datang Senin (14/7). Dalam pertemuan selanjutnya, ada yang ganjil.
"'Aiptu Kusuma Jaya meminta Rp 4 juta, untuk mengeluarkan mobil dan pencabutan berkas,,'' jelas (19/7) kemarin.
Kebetulan Suka Ary hanya membawa uang Rp 1 juta, maka uang tersebut diberikan kepada Aiptu Kusuma Jaya sebagai uang muka. Sementara, sisanya menyusul dengan alasan Suka Ary mau menghubungi bosnya, Eddy Sukarton.
Mengetahui anak buahnya "dipalakâ", Eddy Sukarton-red keberatan.
''Tapi saat ditanya, Kusuma mengatakan terserah. Tapi tiba-tiba, Kusuma menyodorkan surat perintah penahanan dengan No. Pol: SPP/37/VII/2008/Poltabes. Hari itu juga, klien saya ditahan,'' kesalnya.
Pun demikian, Rizal Akbar menemui Kasat Lantas Kompol Singgamata guna minta penjelasan. Fatalnya, Kompol Singgamata SiK, menyuruh mengajukan permohonan penangguhan.
"Namun katanya tidak bisa keluar hari itu juga karena masih menunggu Kapoltabes. Selama ditahan, klien saya juga tidak mendapat jatah makan,'' ungkapnya.
Dikomfirmasi, Kompol Singgamata mengatakan, apa yang dilakukan Sat Lantas Poltabes, sudah sesuai prosedur. Teruntuk biaya administrasi Rp 4 juta itu, Kompol Singgamata membantahnya.
'Apa yang kita lakukan sudah memenuhi unsur formil dan materiil sesuai pasal 360 ayat 1 KUHP,'' ucapnya tegas. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan