Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tahun 2020, 80% Kasus HIV/AIDS Terjadi Pada Laki-laki

Nusa Dua

Senin, 21 Juli 2008, 16:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Data yang cukup mengejutkan dirilis oleh Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Indonesia (KPAI). Berdasarkan hasil kajian KPAI diprediksikan di tahun 2020 dari 2 juta kasus HIV/AIDS di Indonesia, 80% kasus HIV/AIDS diantaranya terjadi pada kaum laki-laki.



Prediksi ini disampaikan Sekretaris KPAI Dr. Nafsiah Mboi dalam keterangannya saat Pertemuan Regional KPAI di Nusa Dua Bali, Senin (21/7). Nafsiah bahkan menyerukan perlunya kampanye penyelamatan kaum laki-laki di Indonesia.

Menurut Nafsiah peningkatan kasus HIV/AIDS pada kaum laki-laki akan menjadi penyebab meningkatnya kasus HIV/AIDS pada ibu rumah tangga di Indonesia.



"Lebih banyak ibu rumah tangga dari pada pekerja seks, yang ketularan, kenapa ?, oleh karena suaminya atau pasangan tetapnya jajan dan tidak mau pake kondom, jadi kita mengharapkan perubahan prilaku atau berhenti jajan kembali keagama masing-masing, atau kalau tetap mau jajan harus tetap pakai kondom," jelas Nafsiah Mboi



Nafsiah menyebutkan dari hasil kajian epidemologis juga ditemukan adanya peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS melalui hubungan heteroseksual, homoseksual dan penggunaan narkotika melalui jarum suntuk bersama (IDU). Selain itu juga terjadi peningkatan penularan HIV/AIDS melalui homoseksual terutama di Industri pertambangan, pelayaran dan pada para tahanan dan narapidana di lembaga permasyarakatan.

Nafsiah menegaskan saat ini dipastikan terdapat sekitar 9 juta laki-laki yang menjadi pelanggan dari pekerja seks komersial. Berdasarkan data KPAI jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia saat ini mencapai 20.000 kasus. Sedangkan berdasarkan estimasi jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 200.000 kasus. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami