Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dewa Beratha Titip Tanah Pertanian Bali
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Dewa Beratha merekomendasikan kepada Gubernur Bali terpilih Made Mangku Pastika untuk mempertahankan tanah pertanian Bali. Rekomendasi ini disampaikan Dewa Beratha menyusul semakin menyempitnya lahan pertanian Bali ditengah alih fungsi lahan di Bali.
Rekomendasi ini juga dipastikan menjadi salah satu rekomendasi penting yang akan disampaikan Dewa Beratha saat serah terima jabatan Gubernur Bali pada 28 Agustus mendatang.
Dewa Beratha ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Kamis (14/8) menyampaikan sampai saat ini Bali masih mampu melakukan swasembada pangan. Namun dikhawatirkan ditengah derasnya alih fungsi lahan dan semakin banyaknya pendatang yang datang ke Bali, Bali tidak akan mampu lagi melakukan swasembada pangan.
"Memang ini berat, kalau kita untuk untuk kebutuhan penduduk Bali sendiri cukup, jadi jumlah penduduk dan produksi yang kita hasilkan cukup, tapi untuk menanggulangi pendatang yang lebih dari penduduk Bali, ini yang menjadi masalah," ujar Dewa Beratha.
Menurut Dewa Beratha masih cukup banyak permasalahan yang harus diselesaikan gubernur Bali kedepan. Hal ini juga memerlukan waktu yang cukup panjang. Dewa beratha menyebutkan beberapa masalah yang harus mendapatkan prioritas bagi Gubernur Bali mendatang yaitu masalah Kesejahteraan, keamanan, pengangguran dan kemiskinan. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan