Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ajang Peduli Pelaku Wisata Kuta
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-63, pelaku pariwisata di Kuta, Bali menggelar Kuta Sidewalk Festival 2008. Festival seni budaya ini merupakan bentuk penggalangan dana yang digelar untuk membantu masyarakat miskin dan panti asuhan di Bali.
Hal ini diungkapkan Ketua Kuta Sidewalk Festival 2008, Faisal Tranggono ketika ditemui Beritabali.com di Kuta, Jumat (15/8).
Menurut rencana dalam pelaksanaan Kuta Sidewalka Festibval 2008 dari setiap penjualan produk 10 persen diataranya dikumpulkan untuk dana amal. Aksi penggalangan dana ini juga disertai kegiatan penggalangan dana amal dari para donatur dan wisatawan yang berlibur di Kuta.
Kuta Sidewalk Festival 2008 yang akan digelar 16-18 Agustus 2008 merupakan ajang promosi pariwisata Bali. Fasisal Tranggono menyatakan, Kuta Sidewalk Festival 2008 merupakan bentuk kontribusi sosial pelaku pariwisata di Kuta bagi rakyat miskin di Bali.
"Kita mengundang kepedulian wisatawan dan ingin menunjukkan adanya kontribusi pariwisata pada masyarakat miskin di Bali," jelas Faisal Tranggono.
Faisal juga menyatakan, Kuta Sidewalk Festival 2008 juga merupakan bentuk pelestarian seni budaya Bali, terbukti hampir 70 persen acara hiburan yang ditampilkan merupakan kesenian dan kebudayaan tradisional Bali. Faisal memastikan, Kuta Sidewalk Festival 2008 akan menjadi agenda tahunan dengan memakai momentum HUT kemerdekaan RI. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan